Tampilkan postingan dengan label ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Oktober 2013


Ini Kata Polwan-Polwan Cantik Soal Maraknya Penembakan - Penembakan terhadap polisi marak terjadi belakangan ini. Terakhir, Aipda Anumerta Sukardi tewas ditembak orang tak dikenal di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Satu Korps Bhayangkara, polwan-polwan cantik pun angkat bicara. Menurut mereka, nyawa ada di tangan Tuhan. Selama melayani masyarakat, polwan-polwan cantik ini bangga menjadi polisi.

Berikut kata polisi cantik soal maraknya penembakan.

1. Brigadir Avvy Olivia

Brigadir Avvy Olivia berharap pelaku penembakan dan pengganggu keamanan dapat dibekuk. Agar warga kembali merasa aman.

Semoga cepet terungkap pelakunya, ujar polisi cantik ini kepada merdeka.com, Kamis (12/9).

Menurut Avvy, dirinya selalu mengantisipasi gangguan keamanan dengan menggunakan jaket jika tugasnya sudah selesai.

Kalo sudah selesai tugasnya, pakai jaket atau mengganti baju, jelas dia.

2. Briptu Eka Frestya

Briptu Eka Frestya tak banyak mengomentari penembakan polisi, namun polwan cantik ini mengaku sedih dengan kejadian tersebut.

Saya tak mau banyak mengomentari. Yang pasti sedih dengan peristiwa tersebut, ujar Eka kepada merdeka.com, Kamis (12/9).

3. Brigadir Handayani

Brigadir Handayani merasa berduka dengan tewasnya senior-seniornya ditembak orang tak dikenal. Dia berharap pelaku bisa ditangkap dan diadili.

Yang pasti kita sebagai aparat berduka sedalamnya atas kejadian ini. Semoga pelakunya cepat tertangkap dan tidak ada lagi korban selanjutnya, ujar presenter laporan lalu lintas di stasiun televisi nasional ini kepada merdeka.com, Kamis (12/9).

Meski tak takut dengan tindakan orang tak bertanggung jawab itu, Handayani tetap mengantisipasi kemungkinan.

Jika kita sedang melakukan pengaturan di jalan tidak sendirian melainkan berdua atau lebih, dalam artian yang 1 mengatur 2 berjaga untuk mengantisipasi bila terjadi hal yang tidak diinginkan, jelas dia.

4. Bripda Eka Rachma

Bripda Eka Rachma merasa sedih dengan gugurnya para seniornya ditembak orang tak dikenal selama beberapa bulan belakangan ini. Eka mengaku, hal itu membuat keluarga khawatir terhadap dirinya.

Kejadian itu membuat takut keluarga saya yang khawatir kepada saya. Jujur rasa takut memang ada, tetapi kembali ke tugas pokok, kita melayani masyarakat, jelas Eka kepada merdeka, Kamis (12/9).

Dirinya berdoa agar pelakunya cepat terungkap, supaya jelas latar belakang modus penembakan polisi tersebut. Semoga cepat terungkap, singkatnya.

Eka yang sering menyampaikan laporan lalu lintas di televisi swasta ini memiliki cara untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan tersebut dengan selalu waspada.

Pake jaket, kalo enggak lagi mau on cam. Misalnya makan siang, di luaran gitu pake jaket. Kalo perlu setelah siaran, sudah menjelang malam, ganti pakaian preman, ujar Eka.

[ source ]
Mayat Pria Ini Membuktikan Adanya Siksa Kubur - Seperti biasa sedang browsing eh terus ketemu berita di salah satu blog yg isinya memuat beberapa foto mayat pria karena siksa kubur. Cukup menarik juga bagi , mungkin sobat juga penasaran, ini dia kontennya.


Foto ini adalah seorang pemuda berusia 18 tahun yang meninggal di salah satu rumah sakit di Oman. Mayat pemuda tersebut digali kembali dari kuburnya setelah 3 jam di makamkan yang di saksikan oleh ayahnya. Pemuda tersebut meninggal dirumah sakit dan setelah di mandikan di makamkan secara islam di hari itu juga.

Tetapi setelah pemakaman ayahnya merasa ragu atas diagnosa dokter dan menginginkan untuk di identifikasi kebenaran penyebab kematiannya. Seluruh kerabat dan teman-temannya begitu terkejut saat mereka melihat kondisi mayat. Mayat tersebut begitu berbeda dalam 3 jam. Dia berubah tampak ke abu-abuan seperti orang yang sudah tua.


Dengan tampak jelas bekas siksa kubur dan pukulan yang amat keras dan dengan tulang-tulang kaki dan tangan yang hancur begitu juga ujung-ujungnya sehingga menekan kebadannya.


Seluruh badan dan mukanya memar. Matanya yang terbuka memperlihatkan ketakutan, kesakitan dan keputus-asaan. Darah yang begitu jelas menandakan bahwa pemuda tersebut sedang mendapatkan siksaan yang amat berat. Sangat jelas memang jika Mayat Pria Ini Membuktikan Adanya Siksa Kubur.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!